Jumat, 19 Desember 2008

Sayur Godog Labu Siam



Ini masakan pas Idul Adha kemaren. Biasanya nyokap kalo hari raya itu masakannya gulai cubadak dan rendang daging. Tapi kemaren beda banget, sayur godog labu siam sama semur daging, khasnya orang Betawi. Seharusnya sayurnya pake pepaya muda, cuma gak tau kenapa nyokap bilang dia lebih prefer sama labi siam daripada pepaya muda.

Nah, Nyokap tercinta ngajarin gw cara bikin ini sayur biar makin enak. Rahasianya ada di ebi. Kudu pake biar hasilnya maknyuss dan jangan lupa itu labu siam kudu dibejek sama garam biar pas dimasak nanti gak hancur.

Yupp.... ini dia hasil masakan gw sama nyokap, kolaborasi masakan si tukang masak yang doyan makan :-) Sayang gelap fotonya soalnya pas menjelang maghrib baru keingetan difotonya, hehehe.............



Ingredients:
5 buah labu siam, kupas dan iris tipis korek api
2 bungkus ebi, seduh lunak lalu bilas bersih
1 bungkus santan kara (180 ml)
1 papan tempe, potong kotak
1 papan petai, kupas dan belah dua
3 lembar daun salam
2 liter kaldu daging
1 ruas lengkuas, memarkan
sedikit penyedap rasa sapi
garam secukupnya
minyak untuk menumis

Bumbu halus :
15 buah cabai
10 siung bawang merah
6 siung bawang putih
10 butir kemiri
½ kelingking kunyit


Directions:
- Beri irisan labu siam dengan garam, remas-remas dan diamkan sesaat lalu cuci bersih kembali. Ini harus dilakukan agar labu siam tidak hancur menjadi bubur saat dimasak dengan suhu panas yang tinggi.
- Haluskan ebi yang sudah diseduh lunak terpisah dari bumbu halus
- Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan petai. Masak lagi sampai bumbu agak mongering lalu masukkan daun salam, lengkuas, potongan tempe dan labu siam, aduk rata
- Tuangi air kaldu daging ke dalam tumisan, aduk rata perlahan. Beri bumbu-bumbu lainnya lalu cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera.
- Terakhir tuang santan cair, aduk rata lalu masak hinga matang, mendidih, dan rasa menyatu. Angkat.
- Sajikan sayur godog labu siam ini dengan ketupat dan semur daging.

Urap Sayur


Urap sayur yang paling enak menurut gw cuma urap sayur bikinan almarhum nenek tercinta. Dulu, hampir setiap hari pulang dari sekolah SD pasti mampir ke rumah nenek. Blio dulunya suka jualan kue2 tradisional plus urap sayur. Dan urap sayurnya itu selalu habis. Habis karena laku dijual dan dimakanin sama cucu tersayangnya ini, hehehehe...........

Cuma sayang, urap yang gw bikin ini bukan resep asli nenek tapi resep nyokap yang beda dari nenek. Resep asli si nenek adanya di tante gw yang dulu tinggal sama blio dan gw males nelfon cuma nanyain resep urap sayur, hehehe.... Ternyata resep urap nyokap juga enak banget.....sukaaaaa deh!!!

Btw, gw punya cerita lucu tentang kata "URAP" ini. Dari dulu gw kenal urap itu yang nama masakan sayur kayak gini sampe pas gw smp gw dapet selebaran dari temen gw yang agamanya Kristen tentang kegiatan di Gerejanya (dulu pas smp gw blom pake jilbab dan gw suka dikira orang Kristen karena muka gw mirip banget orang batak kata temen2 gw). Nah, selebaran agamanya itu tulisannya tentang Pengurapan dan Urapi dirimu dengan bla...bla...bla...... gw lupa soalnya. Trus, gw bilang sama temen gw yang agamanya Kristen itu, wiiih.......... enak banget yah, di Gereja lo suka ada acara makan urap bareng. Whahahaha.......... temen gw ngakak dan bilang gw tolol *lol*




Ingredients:
1 ikat kangkung, siangi
1 ikat daun kenikir, siangi
2 genggam tauge, siangi
¼ bagian kol, iris halus
½ butir kelapa setengah tua, parut

Bumbu halus :
4 buah cabai merah
1 ruas kencur
1 siung bawang putih
5 siung bawang merah
2 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya
5 tetes cuka
½ sdm gula merah
sedikit terasi
garam secukupnya


Directions:
- Kukus semua sayuran sampai lunak dan maatang. Sisihkan
- Campur semua bumbu dengan kelapa parut lalu sangrai sampai agak mengering
- Masukkan sayuran matang ke dalam parutan kelapa berbumbu
- Masak sebentar sampai rasa menyatu. Angkat dan sajikan

Tumis Tahu Soun Kecap


Ini super gampang dan andalan nyokap gw kalo lagi males masak tapi selera makan tetep tinggi. Makanya kudu belajar dan masukin resepnya ke MP biar jadi arsip kalo lagi super sibuk tapi tetep pengen makan makanan enak, cepat, dan sehat.

Dengan penambahan kecap inggris hasilnya jadi makin manteb!!!!!




Ingredients:
15 potong tahu cina berukuran kecil, goreng matang
1 bungkus soun ukuran kecil, seduh lunak
1 buah bawang Bombay, iris
2 siung bawang putih, cincang halus
4 sdm kecap manis
1 sdm kecap inggris
½ sdt merica bubuk
½ gelas air
minyak untuk menumis
bawang goreng untuk taburan

Directions:
- tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang Bombay. Masak sampai layu.
- masukkan tahu goreng dan soun seduh, aduk rata dan beri semua bumbu dan air. Aduk rata kembali. Cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera.
- angkat, taburi bawang goreng dan sajikan sebagai teman makan nasi

Pindang Pedas Tahu Kepala Bandeng



Di rumah ada persediaan kepala bandeng, ya udah dibikin pedes aja biar menggugah selera yang makan soalnya kalo dibikin biasa/goreng kering pasti gak ada yang mau makan secara kepala ikan gitu loh!!!!!

Enak juga ternyata, jagoan gw si Jaja doyan banget. Gw makan sepiring berdua jadinya ama Jaja padahal pedes gitu. Si Kak Icha cuma mengernyit aja ngeliatin kita berdua makan soalnya doi gak suka pedes, hehehe.......




Ingredients:
1 buah tahu cina ukuran besar, potong menjadi 8 bagian
4 buah kepala ikan bandeng, cuci bersih
2 ikat kemangi, siangi
1 ruas jahe, memarkan
2 buah sereh, memarkan
1 daun kunyit
4 buah belimbing wuluh, belah dua
400 ml air
garam secukupnya
minyak untuk menumis

bumbu halus :
6 buah cabe merah
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 ruas kunyit
5 butir kemiri


Directions:
- Tumis bumbu halus sampai harum dan agak mengering, lalu masukkan jahe, sereh, daun kunyit, belimbing wuluh. Aduk rata
- Masukkan kepala ikan bandeng dan potongan tahu cina aduk rata lalu tuang air. Aduk rata secara perlahan agar tahu tidak hancur.
- Cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera. Masak sampai mendidih dan rasa menyatu
- Angkat dan sajikan dengan nasi hangat

Ketan Kuning Poyah (Ketan Bumbu)


Ini khasnya orang Betawi. Ketan bumbu ini selalu ada di setiap acara keluarga besar gw. Enaaaak banget, kesukaan!!!

Cuma buat gw, gak boleh sering2 makan ketan, sekali2 aja soalnya kalo udah makan ketan badan gw jadi cepat melar dan rasanya berat gitu!!!!!

Cobain deh, ini rasanya enak banget!! Kalo mo buat harap diperhatikan cara bikin poyahnya bener2 biar hasilnya bagus :-)



Ingredients:
Bahan Ketan :
1 liter ketan putih, rendam semalaman lalu cuci bersih
400 ml santan yang sudah dicampur dengan 1 ruas kunyit parut
1 sdm air jeruk nipis
1 buah sereh, memarkan
2 lembar daun salam

Bahan Poyah/Bumbu :
1 butir kelapa, parut
1 ruas kencur
1 siung bawang putih
2 siung bawang merah
4 buah cabe merah
sedikit penyedap rasa ayam
sedikit garam
gula pasir secukupnya
sedikit minyak untuk menumis

Directions:
- Ketan : Campur semua bahan ketan menjadi satu lalu masak dengan rice cooker seperti halnya memasak nasi. Masak sampai matang
- Poyah/Bumbu : Goreng dengan minyak sedikit kencur, bawang putih, bawang merah, cabe merah. Angkat dan haluskan. Lalu campur dan aduk rata bumbu yang dihaluskan itu dengan kelapa parut, beri juga penyedap rasa dan sedikit garam. Pastikan tercampur rata
- Panaskan penggorengan bersih dengan api kecil sekali. Sangrai kelapa yang sudah tercampur bumbu sampai kering dan garing. Dalam proses menjadi garing ini kelapa harus terus diaduk-aduk terus agar tidak hangus dan warnanya bagus, jangan sekali2 ditinggalkan agar tidak hangus.
- Sesaat sebelum bumbu/poyah diangkat, beri gula pasir dan cicipi rasanya. Masak lagi sambil di aduk terus sampai matang.
- Jika sudah matang, dinginkan dan blender sebentar/diulek agar halus.
- Penyelesaian : ambil ketan kuning yang sudah matang, beri diatasnya poyah/bumbu lalu taburi dengan bawang goreng. Hhhmm………… enaknya!!!!

Gulai Telur Daun Singkong


Ini gulai daun singkong teri awalnya cuma karena biar sekalian anak-anak makan saya cemplungin telur rebus, biar komplet. Abisnya kalo cuma pake teri aja gimana gitu kayaknya, hehehe........... Cabe rawitnya juga saya hilangin soalnya takut anak-anak klenger lidahnya :-p

Ini resep asli nyokap yang diajarin sama bokap. Btw, bokap gw itu pinter masak loh ternyata :-)





Ingredients:
Bahan :
5 butir telur, rebus dan kupas
2 ikat daun singkong, siangi yang muda
50 gr teri medan, goreng dengan sedikit minyak
1 lembar daun kunyit
1 liter air
1 kotak santan kara (180 ml)
8 buah cabai rawit, biarkan utuh
2 buah daun salam
1 buah sereh, memarkan
1 ruas lengkuas, memarkan

bumbu halus :
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
8 butir kemiri
1 ruas jahe
½ ruas kunyit

Directions:
- rebus daun singkong sampai lunak, angkat, buang airnya dan tiriskan.
- masak air bersama santan dan bumbu serta daun kunyit, salam, lengkuas, sereh, dan cabai rawit. Masak sampai air setengah mendidih.
- masukkan daun singkong rebus, masak sampai daun singkong layu dan rasanya menyatu dengan kuah lalu masukkan telur rebus dan teri medan beserta minyak bekas menggoreng teri. Aduk rata
- Cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera. Hati-hati dalam memasukkan garam karena sudah menggunakan teri medan yang asin.
- Biarkan mendidih sesaat, Angkat dan sajikan dengan nasi putih hangat.

Tumis Cumi Asin Jagung Muda



Makan ini pake nasi panas kepul-kepul......beuuuuhhh dijamin bakalan nepsong terus alias bakalan nambah terus. Apalagi sama irisan cabe ijonya itu loh plus cumi asin yang empuk dan jagung muda yang kries-kries enaknya. Whoaaa......... gak kuku deh!!!!

Resep mah standar aja, namanya juga tumisan, tapi rasanya..... wiiiii luaaarrrr biasa *hihihi...hiperbolis amat yak!!!*



Ingredients:
250 gr cumi asin, rendam agar lunak lalu cuci bersih, potong menjadi 2 bagian
20 buah jagung muda, potong sesuai selera
20 buah cabai hijau besar, iris serong
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
sedikit merica bubuk
garam secukupnya
penyedap rasa ayam secukupnya
minyak untuk menumis

Directions:
- Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum lalu masukkan cabai hijau dan jagung muda. Masak sampai layu
- Masukkan potongan cumi asin, dan bumbu-bumbu lainnya. Cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera
- Masak sampai matang dan rasa menyatu. Sajikan dengan nasi hangat kepul-kepul