Tampilkan postingan dengan label aneka masakan ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aneka masakan ayam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Maret 2010

Ayam Bakar Kecap



Yup.... ayam bakar kecap, siapa sih yang gak suka apalagi kalo dimakan sma nasi hangat-hangat dan pake lalapan. Makin mantebb!!!

Meski namanya ayam bakar kecap, bukan berarti semua bumbunya dari kecap. Cuma penambahan kecap yang enak bikin ayam bakar ini rasanya beda. Plus ditambah dengan perasan air jeruk limo. Whoaa.......... dijamin deh bakalan nambah muluw! Dan bukan karena namanya juga ayam bakar kecap itu artinya ayamnya dibakar, karena yang ini justru digoreng dan penampakannya aja yang mirip ayam bakar, hehehehe...... Tapi terserah juga mau dibilang ayam bakar kecap atau ayam kecap aja juga boleh. Apalah arti sebuah nama? Yang penting rasanya, hohohoho...... :-D

Kak Icha dan Abang Jaja aja suka banget loh makan ini. Porsinya aja seperti makanan orang dewasa. Coba bayangkan, gimana gw, nyokapnya? hahaha.........

Catatan: air perasan jeruk limau harus diberikan paling akhir setelah ayam bercampur bumbu tumisan. Jangan pernah memasukkan air perasan jeruk limau ke dalam masakan yang masih dipanaskan dengan api atau dalam keadaan mendidih karena bisa merusak rasa dan aroma.

Ingredients:
1 ekor ayam, potong 12 bagian, cuci bersih
1/2 ruas jahe, haluskan
sedikit garam
1 batang sereh, memarkan
3 lembar daun salam
4 sdm kecap manis
5 buah jeruk limau, ambil airnya
50 gr bawang goreng (sekitar satu genggam)
minyak untuk menggoreng

Bumbu halus:
10 cabai merah
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt peres merica bubuk

Directions:
- ungkep ayam dengan jahe halus dan sedikit garam sampai berubah warna dan harum. angkat dan sisihkan kuah ungkepan.
- goreng ayam ungkep sampai setengah matang (jangan sampai terlalu kering)
- tumis bumbu halus sampai harum, masukkan sereh, salam, aduk-aduk sampai harum.
- masukkan sisa kuah ungkepan ke dalam tumisan bumbu halus, aduk-aduk dan masukkan kecap manis. masak sampai harum dan tumisan mengental matang. matikan api
- masukkan ayam goreng, aduk rata.
- masukkan air perasan jeruk limo, aduk rata lalu taburkan bawang goreng
- enak disantap dengan nasi hangat :-)


Kamis, 11 Februari 2010

Cah Ayam Jagung Muda


Bikin ini karena terinspirasi sama Chinese food di Kantin FISIP UI. Si Boss suka banget mesen ini makanan, jadi ikutan ngiler deh.....
Kalo chinese asli kuahnya banyak dan kental, sedangkan kalo gw bikin kuahnya nyaris gak ada padahal udah gw kasih air (plus maizena) lumayan banyak tapi tetep gak keliatan, hahahaha.........

Soal rasa mah yang namanya chinese gak ada yang ngalahin secara saya penggemar chinese food. Buat teman yang punya resep-resep chinese food, boleh dong dishare ke saya :-)

Ingredients:
Bahan ayam :
1 buah dada ayam tanpa tulang, potong kecil
1 bungkus tepung ayam bumbu (ala kentucky)
1 butir putih telur ukuran kecil, kocok lepas.
minyak untuk menggoreng

Bahan sayur :
6 buah jagung muda/putren, iris memanjang
1 buah wortel, iris serong
1 siung bawang bombay, iris tipis melintang
3 siung bawang putih, geprak, cincang halus
lada/ merica bubuk secukupnya
kecap ikan secukupnya
minyak wijen secukupnya
garam dan gula secukupnya
penyedap rasa ayam secukupnya (optional)

bahan pengental (campur jadi satu) ;
200 ml air
1 sdm tepung maizena


Directions:
- Celupkan potongan ayam fillet ke dalam putih telur dan tepung bumbu. Goreng sampai matang. Sisihkan.
- Tumis bawang putih sampai harum, lalu masukkan bawang bombay. Masak sampai layu, lalu masukkan irisan jagung muda dan wortel, beri bumbu-bumbu. Masak sampai sayuran agak layu, cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera.
- Masukkan potongan ayam goreng, aduk rata lalu masukkan larutan bahan pengental, masak sampai larutan mendidih. Angkat.
- Sajikan hangat dengan nasi putih panas :-)


Jumat, 01 Mei 2009

Ayam Lado Mudo


Ini hasil penasaran karena makan Itik Lado Mudo yang gak kesampean waktu ke Bukit Tinggi kemaren. Kakak gw langsung beli Primarasa yang ada resep Itik lado Mudo itu. Saking ngebetnya dan rada susah nyari bebek/itik di tempat gw, akhirnya diganti ayam aja. Hasilnya..... hhmm, enak apalagi kalo diganti bebek, pasti tambah maknyuss deh.



Ingredients:
1 ekor ayam, cuci bersih
1 sdm cuka 5%
5 sdm minyak goreng untuk menumis
2 batang sereh, memarkan,
5 lembar daun jeruk
1/2 lembar daun kunyit
250 ml air

Bumbu halus :
300 gr cabai hijau yang tua
1 sdt cuka 5%
1 sdt garam
6 butir kemiri
12 siung bawang merah
6 siung bawang putih
4 cm jahe
1 cm lengkuas
2 cm kunyit
1 sdm merica


Directions:
- potong ayam menjadi 10-12 bagian, lumuri dengan cuka hingga merata, diamkan paling sedikit sekitar 1 jam.
- panaskan minyak goreng dalam wajan. tumis bumbu halus hingga harum. masukkan sereh, daun jeruk, dan daun kunyit. masak hingga bumbu harum dan matang.
- masukkan ayam, masak sampai berubah warna lalu tuangi air. masak hingga mendidih, kecilkan apinya.
- masak terus hingga daging ayam empuk, kuahnya kental dan berminyak, angkat.
- sajikan hangat dengan nasi panas kepul-kepul. hhmm....yummy!!!

Kamis, 04 Desember 2008

Ayam Goreng Lengkuas


Nah ini ayam goreng lengkuas buat nemenin si nasi uduk ayam itu. Pas banget deh, apalagi kalo remahan lengkuas parutnya juga banyak, jadi makin wangi dan makin reuseup makannya juga.

Resepnya saya ambil di sini




Ingredients:
1 ekor ayam, potong menjadi 12 bagian
1 buah jeruk lemon/nipis, ambil airnya
1 batang serai, dimemarkan
2 lembar daun salam
4 sdm lengkuas/laos parut
minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu halus :
5 siung bawang putih
8 siung bawang merah
3 buah kemiri, disangrai
1 sdt asam jawa
2 sdt kunyit, dicincang
garam dan gula sesuai dengan selera


Directions:
- Campur potongan ayam yang sudah dicuci bersih dengan air jeruk lemon/nipis, biarkan sebentar sekitar 15 menit. Cuci bersih kembali ayam.
- Dalam baskom, campurkan dan remas-remas potongan ayam dengan bumbu yang telah dihaluskan dan lengkuas parut sampai rata.
- Siapkan penggorengan lalu masukkan campuran potongan ayam ini dengan daun salam dan serai. Tutup penggorengan, masak di atas api kecil sampai ayam menjadi setengah matang. Tambahkan sedikit air bila perlu. Angkat ayamnya.
- Panaskan minyak yang cukup banyak di dalam penggorengan di atas api sedang. Goreng ayam sampai kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
- Hidangkan bersama gorengan remah-remah bumbu dengan ditaburkan di atasnya.

Kamis, 13 November 2008

Ayam Bakar Makassar


Resepnya dari temen nyokap. Sebenernya ada dua versi. Versi pertama dapet dari temen nyokap yang asli Makassar. Dia kalo masak ayam bakar ini katanya selalu pakai lengkuas. Trus versi kedua, dari temen baik nyokap yang iparnya orang Makassar, dan dia selalu bikin ayam ini tanpa lengkuas. Dan taraaaa...... nyokap dan gw setuju milih versi kedua. Hasilnya ternyata enaaaak banget, maknyusss banget :-)




Ingredients:
Bahan :
1 ekor ayam, potong 12 bagian, cuci bersih
4 lembar daun salam
5 lembar daun jeruk
1 sdm gula merah
2 sdm kecap manis
1 jempol asam jawa, larutkan dengan 3 sdm air

Bumbu halus :
8 buah cabai merah
10 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt merica bubuk


Directions:
- Tumis bumbu halus, lalu masukkan daun salam dan daun jeruk. Tumis sampai harum baru masukkan ayam. Masak sampai ayam setengah matang dengan api kecil. Jangan diberi air karena dari ayamnya itu sendiri akan mengeluarkan air. Angkat ayam dan panggang/bakar ayam sampai matang.
- Sementara itu, panaskan bumbu/kuah ayamnya dengan api kecil. Beri bumbu/kuah dengan air asam jawa, gula merah, dan kecap manis. Aduk rata. Masak bumbu/kuah sampai mengental dengan api kecil
- Masukkan ayam bakar ke dalam bumbu atau kuah yang sudah mengental kembali. Aduk-aduk sampai ayam dan bumbu tercampur rata. Masak ayam sebentar lagi dengan api kecil agar bumbu meresap ke ayam. Angkat dan sajikan.
- Enak disantap dengan nasi putih hangat. Hhmm………

Senin, 27 Oktober 2008

Tumis Ayam Tahu Cabai Hijau



Ini simpel aja tapi hasilnya enak. Paling suka sama cabai hijaunya, bikin nambah dan nambah terus, makanya gak bakalan kurus juga dweh, hahaha....

Karena bumbu-bumbunya juga minimalis, gak pake garam pula soalnya yang lain udah ngemiks dan gurih. Lumayan cepat juga bikinnya dan gak ngabisin waktu di dapur :-)



Ingredients:
200 gr ayam boneless bagian apa aja, iris agak tipis
1 blok tahu cina, potong kotak lalu goreng sebentar
20 buah cabai hijau, iris serong
1 buah bawang bombay, iris tipis melintang
3 siung bawang putih, cincang halus
kecap asin secukupnya
sedikit kecap manis
1 sdm saus tiram
minyak untuk menumis

Directions:
- Tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang bombay. Masak sampai bawang bombay harum dan layu.
- Masukkan irisan cabai hijau, irisan ayam dan tofu goreng. Beri bumbu lainnya
- Cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera
- Angkat dan sajikan dengan nasi hangat.

Selasa, 07 Oktober 2008

Ayam Ungkep Madura


Ini resepnya dari sahabat nyokap yang memang asli Madura taiye.... cuma sebenarnya ini terbuat dari bebek, bukan ayam. Berhubung moment lebaran ini bikin harga bebek mencapai 80 ribu perak seekornya, diganti aja deh sama ayam. Hasilnya, sama enaknya koq! Ini bikinnya simpel dan pastinya manteb banget kalo dimakan sama nasi hangat kepul-kepul :-)



Ingredients:
1 ekor ayam, potong 12 bagian lalu cuci bersih
6 lembar daun jeruk
2 batang sereh, memarkan
1 genggam cabe rawit merah, tumbuk kasar
minyak untuk menumis

Bumbu halus :
8 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 ruas kunyit
6 butir kemiri
1 sdm ketumbar bubuk
garam secukupnya
sedikit penyedap rasa ayam


Directions:
- Panggang ayam sampai matang dan kering, angkat dan sisihkan
- Campur bumbu halus dengan cabe awit merah yang ditumbuk kasar, lalu tumis sampai harum, masukkan daun jeruk dan sereh. Tumis sampai harum
- Masukkan ayam yang sudah dipanggang kering lalu masak dengan api kecil sekali sekitar 30 menitan sampai bumbu menyatu dengan ayam. Angkat
- Sajikan dengan nasi putih hangat. Hhmm.. yummy

Kamis, 22 Mei 2008

Ayam Loli


Sejak Teh Uci (Ibu Tio) posting resep Ayam Loli ini, saya langsung kepincut pengen bikin. Gak nyangka ternyata hasilnya enak banget. Suami aja sampai bilang kalo saya cocok buka Resto Ayam pasti laku kejual deh, ahaakkk....ahhaaakkk.......... ge-er banget deh jadinya jadi pengen cari bantal :-D Yang masih pemula gini aja dibilang enak ama costumernya gimana dia nyobain bikinan asli yang punya resep?? Pasti enaknya banget2 deh :-)

Btw, karena masih pemula, ampuuun itu susah banget sih bikin daging ayamnya merosot ke bawah gitu. Lamaaa banget, bikin 15 potong aja hampir sejaman gitu, suami sampe bolak-balik nanyain saya bikin apa sih koq lama dan serius banget kayaknya. Bener2 tantangan deh bikin ini. Karena masih pemula juga, buatan saya belum secantik yang punya resep *hahaha..... harap maklum* Tapi sueeerrr rasanya enak banget. Kayaknya bakalan bikin terus nih selain enak juga memperdalam ilmu ngulitin ayamnya, hihihi.....

Teh Uci, nuhun resepna, meuni reseup pisan euy! Buat yang mau lebih jelas step by step pembuatannya lewat gambar silahkan klik MP Blio yah :-)




Ingredients:
15 potong sayap ayam (1 kilo)
8 siung bawang putih
100 ml kecap maggie ato kecap asin berbumbu *saya ganti pake shoyu*
2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir

Bahan Pelapis:
tepung terigu
tepung roti / pan ko/ bread crumb
putih telur

Directions:
- Potong sayap menjadi 2 bagian, buang ujung runcingnya
- Belah sedikit sehingga daging terlepas dari tulang. Untuk sisi sayap yang bertulang 2, buang salah satu tulangnya. Balikkan daging sayap sehingga mekar (kulitnya di dalam)
- Haluskan bawang putih dan merica, remas-remas ayam dengan campuran bumbu, tuangi kecap asin/shoyu dan gula, diamkan sedikitnya 2 jam di lemari pendingin.
- Kepal-kepal daging sayap hingga membentuk bulatan, baluri tepung terigu, kepal-kepal lagi. Diamkan sejenak.
- Celupkan pada putih telur, gulingkan di atas tepung roti, biarkan di lemari pendingin supaya tepung roti menempel sempurna,
- Goreng dengan api sedang dengan minyak banyak sampai matang.

Minggu, 18 Mei 2008

Karaage


Ini enaak banget, crispy and so japanese......... Kalo ada bazaar disini, Karaage ini merupakan cemilan wajib yang pasti selalu ada untuk dijual. Nah, saya selalu bikin sendiri, selain bisa dimakan kami sekeluarga, murah meriah dan pastinya hasilnya banyak banget, bisa sampai keblenger makannya, hehehe...

Buat makan, buat ngemil, ini cocok banget apalagi dicocol sama sambal ABC atau saus tomat, mantabb deh :-)




Ingredients:
3 buah paha ayam boneless, potong kecil-kecil
minyak banyak untuk menggoreng

Bumbu perendam/marinate :
2 cm jahe, parut/haluskan
4 sdm shoyu/ kecap asin
1 sdt garam
3 siung bawang putih, parut
1 sdt merica hitam bubuk
1 butir putih telur

Bahan pelapis :
300 gr tepung terigu
5 sdm tepung beras/joshinko
2 sdm tepung maizena/ corn starch


Directions:
- Campur potongan ayam dengan bumbu perendam/marinate. Aduk rata agar tercampur lalu biarkan minimal 2 jam dalam kulkas agar bumbu meresap.
- Gulingkan potongan ayam ke dalam campuran tepung sampai tertututp rata
- Goreng dalam minyak banyak sampai terendam dengan api sedang besarnya. Goreng sampai berwarna coklat matang. Angkat dan sajikan

Senin, 12 Mei 2008

Ayam Woku Belanga


Ini masakan favorit. Dulu, Nyokap suka banget bikin ayam woku kalo kita semua sudah bosan dengan masakan Padang, hehehe.... *maklum deh Bokap itu lidahnya totok banget, susah nyoba makanan lain*. Bikinnya dari ayam kampung yang enaaak banget. Kalo kakak dan adek suka sama ayam dan kuahnya, saya malah suka sama printilannya, cabe ijo, kemangi, tomat, dan daun bawang yang melebur jadi satu. Makan itu aja campur nasi putih rasanya udah kayak makan steak di Hotel Bintang 5 *halahh.. hiperbolis nih, tapi soal makan di Hotel Bintang 5 mah beneran udah pernah, dulu bareng sama temen2 kantor kalo ada acara sama klien, hehehe...*

Dulu, pernah juga bikinin ini pas pertama nikah, ngundang teman2 Fisip UI buat syukuran pindahan *padahal mah pindah ke rumah kontrakan doang*. Trus kasih ini ke tetangga dan mereka pada bilang enaaak banget, hehehe... saya jadi ge-er soalnya bilang enaknya lewat suami, kebayang dong ge-ernya dipuji suami sendiri di awal-awal nikah gitu :-D

Nah, ini resep turun temurun dari Kakek yang memang orang Gorontalo asli. Cuma sayang disini saya masaknya dengan segala keterbatasan bahan yang ada tapi hasilnya lumayan enak. Resep aslinya tidak menggunakan air tetapi kuahnya mengandalkan dari minyak yang keluar dari ayamnya dan air dari sayuran yang dipakai. Tapi kalo takut gosong dikasih air sedikit sekitar 100 ml juga boleh koq. Pokoknya percaya deh.... kalo sudah makan ini, anak nangis pun dicuekin *hihihi... tega....tegaaaa deh gw, dasar emak doyan makan gini deh bawaannya :-p*

Ini saya kasih resep aslinya yah :-)



Ingredients:
1 ekor ayam kampung, potong 12 bagian
2 batang sereh, memarkan
20 buah cabe hijau gendut, belah 2 memanjang
2 batang daun bawang besar, iris serong tebal
2 buah tomat, iris kasar
6 daun jeruk, sobek-sobek
1 buah jeruk nipis, ambil airnya saja
daun kemangi yang banyak
gula dan garam secukupnya

Bumbu halus :
8 siung bawang merah
10 buah cabe merah keriting
6 butir kemiri
2 cm jahe
2 cm kunyit

Directions:
- Lumuri ayam dengan bumbu halus. Masak di wajan besar dengan api kecil bersama sereh dan daun jeruk. Masak sampai ayam mengeluarkan minyaknya.
- Jika sudah setengah matang, masukkan irisan cabe hijau dan daun bawang, masak sampai layu. Lalu masukkan irisan tomat dan daun kemangi. Masukkan gula dan garam lalu cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera.
- Sesaat sebelum matang, masukkan perasan air jeruk nipis, aduk rata dan matikan api.
- Sajikan hangat dengan nasi putih. Hhmm.... bakalan nambah deh :-p

Kamis, 24 April 2008

Ayam Betutu


Waktu itu pernah lihat postingannya Ayam Betutu diblognya Pepy. Pengen banget nyobanya apalagi masih ada sisa daun pisang sedikit buat ngebungkus dan saya punya buku resepnya yang dipakai Pepy.... *buku andalan deh ;-)* Masakan asli Bali ini sebenarnya pakai bebek, cuma karena di Jepang, bebek haram dikonsumsi maka saya ganti aja dengan ayam.

Rasanya?? Wow..... baru kali ini nyobain rasa uniknya apalagi pakai irisan halus sereh yang banyak plus daun jeruk, wangiii. Dijamin deh, apalagi makannya pakai sambal matah atau sambal terasi dijamin bakalan nambah terus.


Ingredients :
1 ekor ayam, potong empat bagian *saya potong 12*
2 batang sereh, iris halus
3 lembar daun jeruk, iris halus
1 sdt gula pasir
2 sdm minyak goreng
Daun pisang dan alumunium foil untuk membungkus

Bumbu halus :
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
5 cabai merah
5 butir kemiri
2 iris tipis jahe
1 ruas jari kunyit
1 ruas jari kencur
1 sdm ketumbar sangrai
1/2 sdt terasi bakar
garam secukupnya

Directions :
- Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan garam halus, diamkan sekitar 30 menit, kemudian cuci bersih dan tiriskan.
- Lumuri bebek dengan bumbu halus, irisan sereh dan daun jeruk, gula pasir dan minyak goreng, ratakan sampai menutupi seluruh permukaan daging ayam .
- Siapkan loyang atau pinggan tahan panas, lapisi dengan alumunium foil dan letakkan beberapa lapis daun pisang. Letakkan ayam yang sudah dilapisi bumbu didalamnya, kemudian rapatkan daun pisang dan alumunium foil sampai tertutup rapat.
- Kukus ayam dalam dandang sekitar 1 jam. Angkat, teruskan memasaknya dengan cara memanggang di oven sekitar 1 jam lagi. Angkat dan siap dihidangkan :-)

Sumber : Sufi S.Y. Hidangan Ayam ala Resto, Jakarta: Gramedia, 2003, hal.64

Kamis, 10 April 2008

Tinoransak Ayam


Tinoransak ayam ini merupakan salah satu hidangan ayam favorit. Seharusnya dari resep yang dilihat, penggunaan cabainya banyak karena citarasa pedas memang ditonjolkan. Lagi-lagi dari 100 gr yang dianjurkan, saya hanya menggunakan 6 buah cabai thailand saja, hehehe.... Tapi tetap enak dan pedasnya terasa.

Resepnya saya ambil dari blognya Mba Nita dan dimodifikasi sedikit oleh dapur pippi :-)

Ingredients:
1 kg daging ayam tanpa tulang (bagian paha), potong kotak-kotak
daun kemangi secukupnya *saya tidak pakai karena tidak ada*
5 lembar daun jeruk
1 batang serai, memarkan
2 batang daun bawang, iris halus

Bumbu halus :
1 siung bawang bombay
6 buah cabai thailand
2 cm jahe, cincang
garam dan gula secukupnya

Directions:
- Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan serai, daun jeruk dan irisan daun bawang. Setelah diaduk sebentar baru masukkan potongan ayam.
- Masak dalam panci tertutup dengan api kecil sambil sesekali diaduk sampai daging ayam empuk dan bumbu meresap (kira-kira 20-30 menit).
- Masukkan daun kemangi jika ada, aduk rata, masak sebentar.
- Angkat, hidangkan panas dengan nasi hangat.





Selasa, 08 April 2008

Sup Wonton Brokoli



Setelah beberapa hari cuaca cerah dan udara menghangat dan kami sekeluarga disibukkan dengan acara hanami, melihat mekarnya sakura di berbagai tempat dengan hanya berbekal o-bento, akhirnya distop dengan turunnya hujan hari ini. Udara kembali sejuk dan paling enak jika menyantap sup yang memang merupakan favorit anak-anak di rumah. Ini pernah dibuat beberapa kali sebenarnya tapi baru kali ini diberi tambahan brokoli agar semakin lengkap gizinya. Saya pun gak perlu repot untuk memasak 2x, hehehe........


Ingredients:

Wonton skin/kulit gyoza
1 bonggol brokoli, lepas kuntum

Bahan Isi/ Wonton :
100 gr ayam cincang
100 gr udang cincang
1/2 sdt merica halus
sedikit garam
sedikit gula
1 sdt minyak wijen

Bahan Kuah :
1,5 liter air
2 siung bawang putih, haluskan
1/2 sdt merica halus
sedikit pala bubuk
gula dan garam secukupnya
penyedap rasa/ konbu dashi sedikit saja
2 ikat daun bawang, iris halus
1 sdm minyak goreng ditambah 1 sdt minyak wije untuk menumis

Directions:
- Campur semua bahan isi, aduk rata lalu ambil selembar kulit wonton dan beri 1 sdt bahan isi ditengahnya dan bentuk bunga, lalu rebus dibahan kuah sebentar saja, jangan terlalu lama agar kulitnya tidak menjadi terlalu lembek.
- Untuk bahan kuah, tumis bawang putih halus lalu masukkan bumbu lainnya dan air... lalu masukkan brokoli, masak sampai mendidih..
- Setelah selesai, taruh sup wonton dalam mangkuk dan taburi dengan irisan daun bawang. Enak disantap hangat




Selasa, 01 April 2008

Ayam Bakar Bumbu Rujak

aa
Punya ayam whole dari minggu kemarin belum diolah karena bingung mau dimasak apa. Pengennya sih opor ayam secara saya dan anak-anak suka. Tapi, sayangnya suami justru gak terlalu suka karena rasanya yang manis. Akhirnya putar otak dan cari-cari resep ayam. Nyarinya pun langsung di situs primbon saya, Dapur Astri Nugraha di Aussie dan langsung kepincut sama penampakan ayam bakar bumbu rujaknya. Aduuuuh,gak nyangka ternyata ayam dibumbuin seperti ini rasanya enaaaak banget. Cuma ada modifikasi dari Dapur Pippi soal jumlah bumbu, karena saya bikinnya stengah resep dan cabainya pun dikurangi dari total 15 cabai untuk 1/2 resep jadinya hanya 4 cabai saja, itu pun tanpa cabai rawit, hehehe.... Bukannya apa-apa sih, soalnya saya semenjak disini gak terlalu suka dengan rasa pedas menggigit, lebih suka yang samar2 saja pedasnya :-) Makanya gambarnya pun bukan merah menyala, cabainya sedikit siiih.... tapi coklat gelap karena pengaruh gula jawa dan asam jawa. Soal rasa tetep manteb.

Ini menjadi salah satu olahan ayam kesukaan saya akhirnya. Mungkin nanti kalo sudah di Indonesia dan selera pedas saya sudah kembali ke asal (Padang Gorontalo loh :-p) maka saya akan mencoba resep aslinya tanpa perubahan sedikit pun biar rasanya maknyuss dan keringetan mengucur dari badan ini setelah menyantapnya :-)



Ingredients :
1 ekor ayam, potong sesuai selera
2 lembar daun salam
200 ml santan

Bumbu halus :
7 bawang merah
4 bawang putih
2 kemiri
4 cabai merah
1/2 tomat merah
1/2 sdt ketumbar bubuk
1 cm lengkuas, cincang halus
1 sdt terasi
2 sdm gula merah
1 sdm asam jawa
1 sdt garam
1 sdt gula pasir

Directions :
- Bakar ayam sampai setengah matang dan agak mengering, angkat
- Tumis bumbu halus dan daun salam sampai harum lalu masukkan ayam.
- Aduk rata, lalu masukkan santan, aduk-aduk dan masak hingga santan mengental
- Angkat ayam, lalu bakar kembali ayam sambil sesekali diolesi bumbu.
- Sajikan ayam bakar beserta sisa bumbu
- Enak disajikan dengan nasi hangat kepul-kepul

Rabu, 19 Maret 2008

Sapo Ayam Tofu


Ini salah satu makanan bercita rasa chinese yang paling saya suka. Sapo Ayam Tofu ini sebenarnya bisa divariasikan sayurnya dan bahan isian lainnya. Pakemnya sih ada irisan ayam, udang, telur puyuh, dan tofu, sedangkan sayurannya terserah tergantung persediaan di kulkas saja. Bumbunya pun mudah sekali dan rasanya khas orientalnya.

Kalau ditambahkan udang dan paprika merah, pasti penampilannya jadi cantik sekali, berwarna-warni dan membuat orang berselera untuk menyantapnya :-)



Ingredients :
330 gr tofu, potong kotak, goreng matang
1 buah dada ayam, iris tipis melintang
10 buah telur puyuh rebus
1 bonggol brokoli, lepas kuntum
5 buah jamur shitake, iris tipis
4 siung bawang putih, cincang halus
1 siung bawang bombay, iris tipis melintang
1 ruas jahe, cincang halus
3 sdm kecap asin/shoyu
2 sdm saus tiram
sedikit garam
sedikit gula
sedikit merica bubuk
200 ml air kaldu ayam
1 sdm maizena, larutkan dengan sedikit air untuk pengental

Directions :
- Tumis bawang putih sampai harum, masukkan bawang bombay dan jahe, masak sampai layu dan harum.
- Masukkan irisan ayam, masak sampai ayam berubah warna, lalu masukkan bahan lainnya seperti potongan tofu goreng, telur puyuh, brokoli, dan jamur shitake
- Beri bumbu-bumbu dan air kaldu ayam lalu cicipi dan sesuaikan dengan selera. Masak sampai sayuran layu dan matang.
- Sesaat sebelum diangkat, tuangkan larutan maizena, aduk rata dan didihkan sampai kuah mengental. Angkat dan siap disajikan

Jumat, 07 Maret 2008

Gulai Ayam Sayur


Bikin gulai ayam ini karena kepincut dengan masakan Kak Wina saat acara pengajian Kyoto beberapa waktu lalu. Menunya nasi tomat, gulai ayam, dan pacri nanas. Enaaak sekali sampai saya makan 2 piring, hehehe.....

Gulai ayamnya beda sekali dengan gulai ayam Padang. Ini lebih banyak bumbu rempahnya dan ada pengaruh timur tengahnya. Dan lucunya, gulai ini memakai sayuran wortel dan buncis didalamnya. Awalnya lucu juga yah koq gulai pake wortel, blom pernah seumur-umur makan beginian. Tapi, pas dicoba....enaaak sekali, sensasi rasanya beda di lidah, cocok loh ternyata :-)

Kata Pepy, khasnya gulai ayam Aceh itu ada daun temurui atau daun kari. Sayang disini blom pernah nemuin padahal mungkin kalau pake itu rasanya makin mantabb, zanen deshita :-(

Ini resep yang saya gunakan :

Ingredients:
1 ekor ayam, potong 12 lalu cuci bersih
1 kaleng/ 400 ml santan
100 ml air
1 bonggol rebung, potong2 sesuai selera
1 genggam buncis, potong menjadi 2
2 buah wortel, iris tebal
4 daun jeruk
2 daun salam
1 batang kayu manis
3 buah kapulaga
3 buah pekak/ star anise
4 buah cengkeh
2 buah asam kandis
garam dan gula secukupnya

Bumbu halus :
1 siung bawang bombay
5 siung bawang putih
2 cm jahe, cincang
1/2 sdt jintan
4 butir kemiri
10 cabai merah


Directions:
- Tumis bumbu halus sampai harum. Lalu masukkan bumbu2 lainnya, tumis sampai wangi.
- Masukkan potongan ayam bersama 100 ml air, aduk rata dan masak sampai ayam berubah warna.
- Masukkan santan, aduk rata. masak dengan api kecil sampai ayam mengeluarkan minyaknya. Cicipi rasanya, sesuaikan dengan selera.
- Terakhir, masukkan sayur2an dan masak sampai empuk dan matang.
- Angkat dan sajikan dengan nasi hangat.



Sambal Goreng Kentang Hati


Dulu, waktu di tinggal di Bekasi, saya paling suka jika ada tetangga yang hajatan. Entah itu lahiran, sunatan atau nikahan. Soalnya pasti setiap penghuni komplek perumahan yang hanya berjumlah 44 rumah itu kedapatan besek atau kotak makanan sebagai tanda syukur/selamatan. Isinya bisa dipastikan ada sambal goreng kentang hati yang merupakan favorit saya.

Sambal goreng kentang hati yang paling enak menurut saya adalah bikinan ibu saya, hehehe... sambalnya tidak kering tapi agak sedikit basah dan bumbunya pekat dan hati yang digunakan adalah hati sapi. Rasanya bener2 poll uenaaknya, pokoknya bisa makan sampai dua piring kalo lauknya ini.

Saya bikin sambal goreng ini dengan menggunakan hati ayam dan rasanya meskipun berbeda tapi tetep enak. Apalagi kalo ditambah ampela ayam pasti tambah sip, sayang saya gak punya persediaan :-(




Ingredients:

600 gr kentang, potong dadu, goreng matang
12 buah hati ayam, rebus lalu potong kecil
1 ruas ibu jari lengkuas, memarkan
3 lembar daun salam
1 batang sereh, memarkan
200 ml santan *saya pake 1/2 kaleng santan ukuran 400 ml*
gula dan garam secukupnya
sedikit dashi atau penyedap rasa lainnya
minyak untuk menumis

Bumbu halus :
1 siung bawang bombay
5 siung bawang putih
3 butir kemiri
4 buah cabai merah
1/2 sdt terasi bakar


Directions:
- Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan lengkuas, sereh dan salam
- Masukkan potongan hati ayam rebus dan kentang, dan bumbu2 lainnya, masak sampai harum
- Masukkan santan, aduk rata. Biarkan sampai mendidih dan bumbu meresap serta agak mengering
- Angkat dan sajikan

Sabtu, 01 Maret 2008

Ayam Bakar Strawberry


Sebenarnya ini resep ayam bakar paniki hanya saja karena modifikasi resepnya terlalu jauh jadi menurut saya lebih cocok dinamakan demikian :-)

Saya lihat resep ini diblognya Yeni. Sebenarnya juga pengen sekali ngikutin resep aslinya, tapi sayang apa daya bahan2 dirumah tidak mengijinkan, tidak ada kecap, tidak ada gula jawa dan sengaja memang tidak dipakaikan sambel ulek karena ada dua krucils yang ikutan makan. Akhirnya saya modif lagi dengan tidak tanggung2. Bayangin aja kecap sama gula jawanya saya ganti dengan campuran shoyu plus selai strawberry........ hehehe *maksa banget yah*
Tapi gak nyangka juga loh hasilnya bisa enak dan legit gitu sampe suami bilang suka, alhamdulillah....................



Ini resep yang saya pakai :

Ingredients:
1 ekor ayam, potong 12 bagian
4 mata asam jawa,remas-remas dengan 50 ml air,saring
50 ml air
1 sdt garam
4 sdm minyak goreng
4 sdm shoyu
4 sdm selai strawberri
1 sdm gula pasir

Haluskan:
7 siung bawang merah
5 siung bawang putih
2 sdt terasi
1 sdt garam

Directions:
- Campur Ayam ,air asam jawa dan gram ,aduk hingga tercampur rata dan meresap ke ayam, diamkan selama 30 menit
- Panasakan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan ayam, air, shoyu, selai strawberri dan gula pasir, aduk.Masak hingga ayam lmatang dan airnya mengering.
- Angkat ayam, taruh dipinggan tahan panas, tutup dg aluminium foil, panggang di oven bersuhu 360F,selama 20 menit. Buka aluminium foil, panggang lagi selama 10 menit,angkat dan siap disajikan *saya panggangnya di grill kompor gas setelah dipanggang di oven*


Jumat, 22 Februari 2008

Bakso Ayam Wortel

Siapa sih yang gak suka sama yang namanya bakso?? Makanan yang asalnya dari daratan China ini pun akhirnya menjadi makanan khas orang Indonesia. Hampir disetiap sudut jalan di Indonesia kita bisa menemui penjual bakso yang menjajakan dagangannya.

Membuat bakso sendiri pun sepertinya tidak terlalu susah apalagi kita bisa langsung mengontrol apa saja bahan-bahannya. Kali ini saya membuat bakso dari ayam dengan tambahan parutan wortel untuk menambah gizi dan asupan serat untuk anak-anak. Rasanya??? Saya gak pernah menyangka akan seenak ini :-)




Saya melihat resepnya di blog Mba Budiyati. Thanks berat Mba Budi atas resepnya !

Ingredients:
BAKSO

700 gr daging ayam cincang
5 siung bawang putih
3 putih telur
1/2 sdm merica bubuk
1 sdt garam
1 sdm tepung kanji
1 buah Wortel ukuran besar, parut

KUAH BAKSO

3 siung bawang putih, cincang halus
½ sdt lada bubuk
1 sdm minyak wijen
2 btg daun bawang iris 1 cm
2 btg daun seledri iris halus
1 sdt garam
1 ltr kaldu ayam (dari air merebus bakso)
bawang goreng


Directions:
Bakso :

Blender daging ayam cincang bersama bawang putih dan putih telur sampai halus. Setelah halus di keluarkan dari blender dipindahkan ke baskom yg agak lebar kemudian dicampur merica, garam dan tepung kanji. kemudian diaduk sampai benar2 rata dan kanjinya tercampur sempurna. Terakhir masukan wortel yang sudah diparut, aduk rata. Bentuk bulat-bulat. Rebus di air mendidih sampai naik keatas tanda baksonya sudah matang.

Kuah Bakso :

Tumis bawang putih sampai harum,masukkan kedalam kaldu didihkan. Masukkan bahan2 lain. Hidangkan.


Ayam Goreng Tepung

Saya paling suka ayam goreng tepung buatan ibu saya, rasanya pas di lidah tidak terlalu gurih atau asin seperti di resto-resto fast food. Ibu saya memberi tips agar menggoreng ayam tepung itu dengan minyak sedikit saja dan dengan api kecil agar matangnya merata serta tidak boros minyak goreng. Ini versi ayam goreng tepung dari dapur saya yang ternyata sangat disukai oleh anak-anak dan suami tentunya :-)




Berikut resep yang saya pakai untuk membuat ayam goreng tepung :

Ingredients:
12 potong chicken drumstick/sayap atas
garam secukupnya
merica halus secukupnya
minyak untuk menggoreng

pencelup :
1 butir telur, kocok lepas
1/2 gelas susu low fat

pelapis :
tepung terigu
*kalau suka lebih gurih, tepung terigu bisa juga ditambahkan lagi merica halus, garam, dan dashi, tapi saya gak pake*

Directions:
- bubuhi ayam dengan merica halus dan garam. biarkan minimal 2 jam agar meresap.
- bahan pencelup dicampur jadi satu
- celupkan ayam ke dalam bahan pencelup lalu gulingkan ke tepung terigu. kalo ingin kulitnya lebih tebal bisa dicelup lebih dari sekali.
- goreng ayam dengan api kecil agar matangnya merata sampai matang. angkat dan tiriskan.
- santap ayam goreng tepung ini dengan kentang goreng dan salad.