Selasa, 07 Oktober 2008

Asam Padeh Daging


Ini kesukaan orang rumah, abisnya pedesnya itu nampol banget deh!!! Kalo versi asli Padangnya sih itu bongkahan daging sapi besar tanpa lemak yang dimasak sampai lunak dagingnya, dan baru dipotong kalo mau disantap. Cuma repot euy, jadi mending pakai daging sapi yang udah dipotong2 aja. Udah gitu kita sekeluarga doyannya daging sapi yang pake lemak gitu soalnya rasanya makin manteb aja, hehehe..........

Ini juga bumbunya saya pakein kemiri 2 biji aja biar bumbunya nyatu dan nyampur soalnya kalo gak pake itu suka terpisah antara bumbu dan airnya, jadi kan gak cantik liatnya juga, hehehe





Ingredients :
500 gr daging sapi *saya suka yang pakai lemak*
2 buah kentang, potong2 sesuai selera
1 batang sereh, memarkan
1 lembar daun kunyit
1 ruas lengkuas, memarkan
4 buah mata asam kandis
3 lembar daun jeruk
garam secukupnya
air secukupnya

Bumbu halus :
20 buah cabai merah keriting
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
2 butir kemiri
1 ruas jahe

Directions :
- Campurkan bumbu halus, daun kunyit, daun jeruk, lengkuas, dan sereh bersama daging dan air sekitar 700 ml.
- Masak sampai daging empuk. Bila air menyusut tapi daging belum empuk, tambahkan kembali air sebanyak 200 ml lalu masak hingga daging empuk
- Masukkan potongan kentang dan masak kembali hingga kentang empuk.
- Angkat dan sajikan hangat bersama nasi hangat. Hhmm… yummy

Kamis, 28 Agustus 2008

Roti Manis isi Pisang Coklat


Ini masukan buat MFM # 18 yang digawangi sama Ienas, teman saya di blog multiply :-)

Ini roti manis favorit gw, pokoknya yang namanya pisang campur coklat pasti gw suka banget. Lumayan deh buat ngemil, cukup ngenyangin. Apalagi gw paling suka sama jenis roti yang agak berat, alias yang kandungan airnya agak banyak mirip roti lauw gitu, bukannya yang ringan kayak kapas. Makanya disini gw bikin adonan rotinya dengan air yang cukup banyak.

Bikin sekilo aja hasilnya banyak banget dan puas deh ngeliat hasilnya apalagi buat gw yang tinggal di keluarga besar, bareng nyokap bokap dan adek2 gw plus anak2 gw yang semuanya doyan makan. Murah meriah deh dan pastinya fresh banget from oven. Kalo beli, alamaaaak roti sekarang mahal banget bow!





Ingredients :
700 gr tepung terigu protein tinggi
300 gr tepung terigu protein sedang
4 butir kuning telur
20 gr ragi instan/fermipan
250 gr gula pasir berbutir halus
50 gr susu bubuk
200 gr margarine, cairkan
1 sachet bread improver *optional*
air/susu cair sekalisnya adonan
kuning telur untuk olesan

Isi :
- Pisang Uli yang sudah matang seukupnya
- Meises coklat ceres


Directions :
- Campur semua bahan kering, aduk rata
- Masukkan kuning telur, aduk hingga tepung berbutir lalu masukkan margarine cair, aduk kembali hingga tepung berbutir.
- Masukkan air, aduk sampai adonan kalis, banting2 adonan, lalu diamkan dalam wadah, tutupi dengan serbet basah dan taruh di tempat yang terkena sinar matahari. Diamkan sampai adonan mengembang.
- Tinju2 lagi adonan sampai mengempis dan banting2 agar adonan hasilnya bagus, lalu biarkan kembali mengembang dengan ditutupi serbet basah. Ulangi lagi sampai sekiranya adonan sudah cukup bagus halusnya.
- Ambil sejumput adonan (sesuai selera), kempiskan lalu isi dengan pisang uli dan meises secukupnya, tutup lalu biarkan hingga mengmbang kembali. Lakukan hingga adonan habis
- Oles atas roti dengan kuning telur lalu panggang di oven bersuhu 160 dC sampai matang dan roti coklat keemasan.
- Enak dimakan hangat, bila ada sisa bisa dimasukkan ke dalam plastik satu persatu dan ditutup rapat atau di wadah kedap udara.

Tumis Oncom Leunca


Yupp..... ini makanan favorit, oncom gitu loh, hehehe............ Pas balik ke Indonesia, makanan ini yang pertama minta dimasakin sama nyokap! Wiiiih, gak nyangka emang, langsung abis 2 piring nasi loh padahal mah lauknya oncom doang gitu loh :-p

Tumis oncom leunca ala nyokap gak banyak bumbunya, dan gak macem2, pokoknya gampang banget dan hasilnya manteb euy, sueeerrrr deh!!!!


Ingredients :
1 papan oncom, hancurkan hingga oncom berbutir2 halus
1 ons leunca, siangi
1 ikat daun kemangi, siangi
5 buah cabai hijau, iris serong
1 siung bawang bombay, iris tipis melintang
2 siung bawang putih, cincang halus
garam secukupnya
penyedap rasa ayam sedikit saja
sedikit air
minyak untuk menumis
1 sdm sisa sambal balado jika ada biar manteb rasanya

Directions :
- tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang bombay, masak hingga layu
- masukkan irisan cabai hijau, sisa sambal balado, aduk lalu masukkan oncom.
- tambahkan sedikit air, masak sampai oncom setengah matang lalu masukkan bumbu2, aduk rata, cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera.
- jika sudah hampir matang, masukkan leunca dan daun kemangi, masak sebentar saja sampai matang dan mengering. Angkat dan enak banget disantap hangat!

Pangek Minyak



Ini masakan favorit Bokap. Nah pas balik ke Indonesia, hampir seminggu sekali nyokap pasti masak ini buat suami tercintanya. Jadi penasaran pengen nyoba juga biar bisa. Kata nyokap sih resepnya dari femina jadul pas dia masih muda dulu.

Eeeh, saya kasih fotonya dulu yah, soalnya buku resepnya ketinggalan di rumah dan ini lagi nebeng di eks kantor lama, hehehehe..............



*update*

Ingredients :
1 ekor ikan tongkol agak besar, cuci bersih lalu potong2
1 ikat kacang panjang, potong sesuai selera
1 lembar daun kunyit
5 buah belimbing sayur *bisa diganti 2 mata asam kandis*
4 buah cabai merah, belah dua memanjang
2 sdm minyak goreng
350 ml air

Bumbu halus :
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
2 cm jahe
2 cm kunyit
8 butir kemiri

Directions :
- Campur jadi satu bumbu halus dengan minyak dalam wajan, aduk rata lalu campur dengan potongan ikan. Aduk rata (dalam proses pencampuran ini bukan ditumis loh yah, jadi belum dinyalain apinya, hanya dicampur dulu.
- Nyalakan api lalu masukkan kacang panjang, daun kunyit, belimbing sayur/asam kandis, irisan cabai merah, aduk rata cepat, baru masukkan air.
- Masak Pangek Minyak ini sampai ikan, kacang panjang matang dan rasa menyatu.

Bolu Tape Keju


Bikin Bolu Tape Keju nih, soalnya emang udah lama pengen banget makan tape apalagi di Indonesia yang namanya tape itu bejibun banget, depan rumah selalu nongol itu tukang tape. Dicampur keju makin mantebb banget, top deh pokoknya soal rasa.

Buat keluarga kecil sebaiknya sih bikinnya setengah resep aja, soalnya ini jadinya banyak banget, pake loyang nyokap yang lumayan gede aja jadinya dua loyang. Resepnya ngambil di blognya Dewi Anwar yang ngambilnya disini.

Fotonya kuning nih soalnya bikin kuenya malem trus pake blitz jadi gak gitu bagus hasilnya. Tapi jangan salah loh hasilnya soalnya manteb banget, enaaaak poll!!


Ingredients :
400 gr tape singkong yg manis
200 ml santan kental (kara)
8 butir telur
225 gr gula kastor
200 gr terigu kunci biru
50 ml minyak goreng
1 sdm emulsifier
50 gr keju cheedar parut utk taburan

Directions :
  • Hancurkan tape singkong sampai lembut, campur dengan santan, aduk rata, sisihkan
  • Kocok telur, gula pasir dan emulsifier sampai mengembang dan kental, msukan terigu sambil diayak diatas adonan, aduk rata
  • Masukan tape singkong, aduk rata, terakhir masukan minyak goreng, aduk rata,
  • Tuang adonan ke loyang tulban atau ke cetakan muffin yg telah diisi cup paper, taburi keju parut
  • Bila menggunakan loyang tulban, oven dengan suhu 160C selama kurang lebih 25 menit atau sampai menguning, kalo cup cake oven dng suhu 180C.

Minggu, 25 Mei 2008

Rendang


Hihihihi............... katanya dapurnya tutup tapi koq nongol lagi. Mumpung masih ada waktu posting resep sebentar aaaah :-)

Sebelum pulang, saya janji bikinin suami rendang, soalnya doi sama sekali gak bisa masak kecuali telor goreng dan mie instan, kadang cuma pake sosis yang dipanggang di microwave atau malah kalau males dia cuma beli onigiri di QQ. Nah, karena dakuw istri yang baik, hehehe.... akhirnya dimasakin lah ini rendang.

Tadinya sih mau diposting kapan2 di Indonesia cuma karena masih ada waktu dan sempat mikir karena momentnya di Kyoto sini, keren kan bisa bikin rendang sendiri soalnya kalo di Indonesia kan gampang banget belinya secara di sebelah rumah itu katering asli Padang yang tiap hari menunya pasti ada si rendang ini.

Yuupp............ rendang ini postingan terakhir saya di dapur pippi di Kyoto, enak loh rasanya ;-)




Ingredients:
1 kg daging sapi, potong2 ukurannya sesuai selera *saya dapat 24 potong*
1200 ml santan dari 3 kaleng santan
1200 air, campurkan dengan santan kaleng, aduk rata
2 lembar daun kunyit
8 lembar daun jeruk
5 butir cengkeh
3 daun salam
1 sdt garam

Bumbu halus :
12 cabe merah thailand
5 cabe rawit
1 siung bawang bombay
7 siung bawang putih
2 sereh, iris halus
6 cm lengkuas, cincang
6 cm jahe, cincang
1 sdm ketumbar bubuk
1 sdt bumbu kari daging *saya pakai pemasak kambing no.1 Selamat Majid Hamid*


Directions:
- Masak santan bersama bumbu halus, daun kunyit, daun jeruk, salam, cengkeh, dan garam. Masak sampai santan menjadi kanil. Santan mengental dan mengeluarkan minyaknya.
- Masukkan daging, lalu masak daging sambil sesekali diaduk. Jika santan sudah mulai menyusut, aduk sesekali dari bawah agar daging tidak hancur dan tidak gosong.
- Masak sampai santan mengering dan menjadi dedak.
- Sajikan rendang dengan nasi hangat. Yumm..............
- Sumpaaah enak banget loh soalnya si Jaja daritadi gak berhenti nyolekin dedak rendangnya biar pedes juga, hihihi...........

Sabtu, 24 Mei 2008

Hiatus

Mohon Maaf, Dapur Pippi tutup sementara soalnya si tukang masaknya pulang kampung. Mungkin lama gak up-date. Jika mau lihat resep, silahkan cari di arsip yang ada yah :-)


Salam hangat,
Pippi