Senin, 14 April 2008

Bruine Bonen


Ini bacanya brenebon, masakan khas Manado. Sebenarnya saya gak tau loh sama brenebon ini meskipun Ibu saya orang Gorontalo. Ini malah suami yang minta masakin katanya dulu neneknya suka masak brenebon ini. Saya awalnya ketawa abis namanya lucu banget sempet sangsi apa ada emangnya ini makanan. Akhirnya suami yang nyari sendiri resepnya di internet trus ditunjukin ke saya, baru deh saya percaya. Kaget juga ternyata ini masakan khas Manado malah gantian diketawain sama suami, hehehe...

Resepnya saya dapat di MPnya Mba Ning Hapsari . Anak-anak saya suka sekali sama sup ini soalnya pake kacang merah dan tomat. Menyehatkan! Rasanya enak dan tambah asyik kalo makannya pake sambal dabu-dabu, Enak dan seger!



Ingredients:
1/2 kg daging sapi, potong sesuai selera
1/2 kg kacang merah, rendam semalaman
1 - 1,5 liter air
2 batang besar daun bawang, iris halus
4 batang seledri, iris kasar
2 buah tomat besar, iris sesuai selera
1 siung bawang bombay, iris tipis melintang
5 siung bawang putih, cincang halus
5 butir cengkeh
1 sdt pala bubuk
1 sdt merica bubuk
garam secukupnya
kaldu sapi bubuk bila suka
minyak untuk menumis

Directions:
- Tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang bombay, masak sampai layu.
- Masukkan potongan daging sapi, masak sampai daging berubah warna, Masukkan kacang merah, aduk-aduk lalu beri air secukupnya. Masak dengan api kecil.
- Masukkan irisan tomat, daun bawang, seledri, dan bumbu2 lainnya. Masak hingga daging dan kacang merah empuk dan rasa menyatu.
- Angkat dan sajikan

Putu Ayu Ketan Hitam


Mau memperawani cetakan putu ayu yang belum terpakai. Padahal suami suka banget sama kue putu ayu cuma saya agak males bikinnya, hehehe....
Pas kemarin lihat postingan Putu Ayu Ketan Hitamnya Yurika, whoaa... langsung deh niat banget bikin ini, bener2 pengen banget, harus...harus.. harus dibikin apalagi masih ada stock tepung ketan hitamnya.

Cuma resepnya dimodifikasi dikit soal jumlah tepung ketan hitamnya, saya tambahin biar lebih maknyuss soalnya kayaknya dikit banget deh. Untuk rasa, oke banget. manisnya pas buat lidah saya yang senang manis samar2 saja.

Buat saya, saya suka kelapa parutnya yang banyak tapi buat anak saya khususnya si Jaja, saya bikin yang kelapa parutnya sedikit soalnya berantakan bo makannya, itu kelapa dimana-mana, sampe dirambutnya juga ada. Cobain deh, dijamin gak rugi soalnya enak banget :-)

Yurika, makasih banget yah sudah mau sharing resepnya, enak !




Ingredients:
100 gr kelapa parut kasar, tambahkan garam secukupnya
3 butir telur
75 gr gula pasir
50 gr tepung terigu protein sedang
120 gr tepung ketan hitam
30 ml santan kental instan
1/4 sdt garam

Directions:
- Aduk rata kelapa parut dan garam. Kukus 10 menit.
- Letakkan di dasar cetakan sakura yang dioles minyak.
- Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang. Tambahkan tepung terigu dan tepung ketan hitam sambil diayak dan diaduk perlahan.
- Masukkan santan dan garam. Aduk perlahan. Tuang di atas kelapa parut.
- Kukus 10 menit di atas api sedang sampai matang





Sabtu, 12 April 2008

Gulai Kambing


Hehehe... kambing lagi nih, eh sebenernya bukan kambing sih soalnya saya pake lamb shank alias domba gitu tapi sama aja yah, sebangsa dan setanah air gitu. Lagi pengen banget makan kambing terus, gak kenapa2 sih dan bukan juga menyangkut urusan itu soalnya lagi dapet, hehehe..... entah kenapa kalo lagi haid ini lemes banget dan puyeng. Kalo makan kambing lumayan bisa membantu soalnya langsung seger lagi abis makan itu. Gak tau deh kenapa.

Ini nyontek resepnya Mba Phitree di Kuwait. Sengaja ganti judul soalnya ini gak gitu pedes, cabenya saya kurangin, hehehe.... Rasanya enak banget dan saya tambahin rebung biar komplit, gak usah masak sayur lagi :-)





Ingredients:
- 1 kg lamb shank/daging domba bertulang
- 1 bonggol rebung, potong sesuai selera
- 1,5 liter air
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun jeruk
- 3 iris jahe

Bumbu Halus :
- 4 buah cabai merah
- 10 butir bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 6 butir kemiri, sangrai
- 1 ruas jari jahe
- 1 ruas jari kunyit
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula pasir

Directions:
- Tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan serai, daun jeruk dan jahe.
- Masukkan potongan lamb shank, aduk-aduk hingga berubah warna lalu masukkan potongan rebung, aduk kembali.
- Tuangi air, masak hingga daging empuk dan bumbu meresap. Jika kuahnya dirasa kurang, tambahkan air panas secukupnya. Aduk rata lalu angkat.
- Sajikan dan enak disantap dengan nasi hangat atau lontong.

Jumat, 11 April 2008

Tongseng Kambing



Ini masakan favorit suami yang orang Jawa. Dulu pertama nyoba tongseng di Kanfas alias Kantin Fasilkom UI. Itu kuah tongsengnya iteeeeemmm banget sampe ngeri makannya udah gitu rasa manis kecapnya kerasa banget deh. Gak pengen makan lagi sejak itu. Tapi pas tinggal disini, suami minta bikinin tongseng dan resep yang saya pake dulu masih niru-niru tongseng yang pertama kali saya beli, item dan rasa kecap manisnya nendang banget. Suami sih suka tapi saya tetep kurang suka.

Nah, pas bikin tongseng kali ini sengaja searching2 resep dan kebanyakan di situs2 favorit pake resep yang sama yaitu yang berasal dari Femina. Langsung deh kepincut abis Femina gitu loh, percaya banget deh secara emak saya yang pinter masak aja suka nyontek resep2 Femina, masa' anaknya engga sih?? hehehe..... So dipakai lah resep ini yang lihatnya dari blognya Mba Astri. Wuiiihh.... ini enaaak banget. Dan baru kali ini deh makan tongseng yang rasanya maknyuss dan pas di lidah saya.

Gak percaya??? Buktikan saja sendiri :-)



Ingredients:
500 gr daging kambing dengan sedikit lemak, potong dadu
1/2 bagian kol, rajang kasar
2 sereh, memarkan
4 daun jeruk, robek-robek
5 cengkeh
1 liter santan cair
2 buah tomat, potong-potong
3 sdm kecap manis
10 cabe rawit utuh
sedikit minyak untuk menumis

Bumbu halus :
10 bawang merah
6 bawang putih
3 cabe merah
1 sdt kunyit bubuk
5 kemiri
2 sdt ketumbar bubuk
1 sdt jintan bubuk
2 cm lengkuas
1 sdt merica bubuk
garam dan gula pasir secukupnya

Directions:
- Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan sereh, daun jeruk dan cengkeh. Masukkan daging kambing, masak sampai daging berubah warna.
- Tuang santan dan biarkan sampai kuah mengental lalu masukkan kecap, tomat, dan rajangan kol. Masak sampai sayuran layu.
- Angkat dan sajikan hangat dengan nasi putih. Hhmmm.........

Samosa


Bikin samosa ini karena terpengaruh sama postingan teman. Duluuuuu sekali pas awal masuk kuliah, di acara bazaar kampus, saya mencoba yang namanya samosa, isinya daging sapi cincang campur irisan cabe ijo. Rasanya saat itu menurut saya biasa aja, lebih tertarik dengan yang namanya pastel atau panada yang sebangsanya gitu.

Nah, akhirnya pengen coba-coba bikin sendiri. Resepnya dari Blognya Lisa yang memang belajar langsung dari orang India, empunya makanan ini. Hasilnya lumayan hanya saja isi samosanya saya modifikasi ala Dapur Pippi :-)




Ingredients:
Bahan Kulit :
2 cup tepung terigu
1/2 sdt garam
4 sdm minyak goreng, pake ghee lebih enak
air secukupnya (kira-kira aja)

Bahan Isi :
300 gr daging sapi cincang
4 buah kentang, potong dadu, goreng lunak
1 buah wortel, potong dadu kecil
1 siung bawang bombay, cincang kasar
2 cabe hijau, iris tipis
1 cm jahe, parut
3 sdm daun ketumbar cincang
1 sdm ketumbar bubuk
1 sdt garam masala
1 sdt merica bubuk
1/2 sdt jinten
garam secukupnya
air sedikit saja


Directions:
- Untuk kulit : campur terigu, garam dan minyak goreng. Aduk rata sampai terigu berbutir baru masukkan air, uleni sampai adonan kalis. Lalu lumuri adonan kulit dengan minyak goreng sedikit saja dan diamkan sekitar 30 menit dalam wadah tertutup.
- Untuk isi : tumis bawang bombay sampai harum dan layu lalu masukkan daging cincang. Masak sampai daging cincang barubah warna. Masukkan potongan kentang goreng, wortel dadu, cabe ijo, daun ketumbar, jahe dan semua bumbu. Cicipi rasanya dan sesuaikan dengan selera. Masak hingga matang dan harum baunya.
- Penyelesaian : ambil sedikit adonan kulit lalu gilas membentuk bulatan. Isi bagian tengahnya dan bentuk menjadi lipatan segitiga. Kerjakan sampai habis lalu goreng samosa dengan minyak panas api sedang sampai matang dan berwarna kecoklatan. Enak dimakan dengan saus sambal.





Kamis, 10 April 2008

Tinoransak Ayam


Tinoransak ayam ini merupakan salah satu hidangan ayam favorit. Seharusnya dari resep yang dilihat, penggunaan cabainya banyak karena citarasa pedas memang ditonjolkan. Lagi-lagi dari 100 gr yang dianjurkan, saya hanya menggunakan 6 buah cabai thailand saja, hehehe.... Tapi tetap enak dan pedasnya terasa.

Resepnya saya ambil dari blognya Mba Nita dan dimodifikasi sedikit oleh dapur pippi :-)

Ingredients:
1 kg daging ayam tanpa tulang (bagian paha), potong kotak-kotak
daun kemangi secukupnya *saya tidak pakai karena tidak ada*
5 lembar daun jeruk
1 batang serai, memarkan
2 batang daun bawang, iris halus

Bumbu halus :
1 siung bawang bombay
6 buah cabai thailand
2 cm jahe, cincang
garam dan gula secukupnya

Directions:
- Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan serai, daun jeruk dan irisan daun bawang. Setelah diaduk sebentar baru masukkan potongan ayam.
- Masak dalam panci tertutup dengan api kecil sambil sesekali diaduk sampai daging ayam empuk dan bumbu meresap (kira-kira 20-30 menit).
- Masukkan daun kemangi jika ada, aduk rata, masak sebentar.
- Angkat, hidangkan panas dengan nasi hangat.





Rabu, 09 April 2008

Gyoza


Bikin Gyoza ini baru pertama kali dan langsung jatuh hati. Bikin ini pun untuk ajang MFM # 14 yang bertemakan Red Meat. Karena agak males membuat menu utama yang berat di perut maka sengaja dicarinya yang lebih ringan seperti dim sum ala Jepun ini.

Membuatnya mudah dan hasilnya enak. Anak-anak dan suami suka sekali. Worth to try :-)

Ingredients:

40 lembar kulit gyoza bundar / wonton skin / kulit siomay
1 sdm minyak goreng
100 ml air

Bahan Isi :
200 gr daging sapi cincang
1/10 bagian kubis/kol, iris halus
1 sdm gari / acar jahe, iris halus
2 siung bawang putih, parut
1 butir telur
1 sdm tepung maizena
1 sdt merica bubuk
1 sdm mirin *saya ganti dengan 1/2 sdt gula pasir*
1/2 sdt garam
1 sdm shoyu / kecap asin
1 sdt minyak wijen

Directions:
- Campur semua adonan / bahan isi, aduk rata.
- Ambil selembar kulit gyoza, beri 1 sdt adonan isi. Lipat kulit menjadi dua. Pilin atau lipat salah satu isinya sambil tekan-tekan hingga rapat. Kerjakan yang sama dengan sisa bahan.
- Panaskan 1 sdm minyak dalam wajan. Masukkan gyoza, masak hingga bagian bawahnya kecokelatan dan agak kering.
- Tuangi air sekitar 100 ml, besarkan api dan didihkan hingga gyoza matang dan air hampir habis.
- Angkat, sajikan hangat bersama shoyu atau sambal botolan.